“Jawaban DPRD Samosir Soal RDP Hanya ‘Berproses’, Publik Pertanyakan Transparansi”

Alih-alih memberi kepastian hasil rapat dengar pendapat, DPRD Samosir lewat Sekwan hanya menyebut masih berproses. Publik menilai jawaban ini normatif dan terkesan mengulur waktu.

indonesiainews.com
Samosir – Kamis 25 September 2025

Polemik di tubuh DPRD Samosir semakin menjadi sorotan publik setelah hasil rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar pada 22 September 2025 tak kunjung diumumkan secara jelas.

Saat dikonfirmasi oleh wartawan, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Samosir, Ricky Rumapea, hanya menyebut bahwa persoalan tersebut masih berproses.

“Kami pelajari dulu… karena semua masih berproses di Bapak/Ibu Dewan. Terima kasih,” ujar Ricky melalui pesan WhatsApp, Kamis malam (25/9/2025).

Ketika ditanya lebih lanjut apakah sudah ada finalisasi dari hasil RDP, Ricky menegaskan, “Belum. Masih berproses.”

Pernyataan singkat itu dinilai publik terlalu normatif. Sejumlah pengamat menilai, jawaban yang berulang-ulang dengan kata “proses” hanya memperkuat kesan bahwa DPRD Samosir mengulur waktu. Padahal, lembaga legislatif mestinya hadir memberi kepastian dan keterbukaan informasi kepada rakyat.

“Kalau jawabannya hanya ‘berproses’, lalu apa arti RDP yang sudah digelar? Publik butuh kejelasan, bukan sekadar basa-basi birokrasi,” kritik seorang aktivis muda.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius: apakah DPRD Samosir sungguh menjalankan fungsi pengawasan, atau justru sedang terjebak dalam tarik-ulur kepentingan politik?

Di era keterbukaan informasi, publik berharap setiap RDP dapat menghasilkan keputusan yang transparan dan diumumkan dengan jelas. Namun, sikap DPRD yang memilih diam dan hanya menegaskan “masih berproses” membuat ruang publik gelap, penuh dengan spekulasi.

Redaksi menilai, jika DPRD Samosir tidak segera menyampaikan perkembangan konkret, kredibilitas mereka bisa semakin runtuh di mata masyarakat. Waktu yang berlarut tanpa kepastian justru akan mengikis kepercayaan rakyat terhadap wakilnya sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *