Pemkab Taput Tertibkan Pedagang Di Terminal Siborongborong “Angkutan Lancar PAD Meningkat”

Hindari Pungli

Indonesiainews.com||Taput – Pada Selasa 27/01/2025 aktifitas di pasar di depan dan di dalam terminal Siborongborong tidak seperti biasanya, terpantau Pegawai Dishub Taput mengatur lalulintas angkutan pedesaan dan angkutan antar kota antar propinsi dalam memasuki terminal Siborongborong. Hal itu tidak seperti biasanya, dimana sebelumnya di dalam terminal terlihat banyak pedagang yang menggelar aktifitas Jual beli hasil bumi dan barang harian. Tetapi sekarang terlihat berbeda karena aktifitas yang disebutkan diatas nyaris tidak ada lagi.

Hal itu ditenggarai keluhan beberapa sopir angkutan yang mengeluhkan sempitnya manuver Bus dan Angdes ketika hari Pasar di terminal Siborongborong disebabkan banyaknya Aktivitas Pedagang jual beli hasil bumi dan barang harian menyebabkan terminal terkesan semrawut dan sempit.

Dishub Taput selaku pengelola Terminal Siborongborong mengambil langkah tegas dengan menertibkan aktifitas jual beli hasil Bumi dan Pedagang di dalam terminal, hal itu dilakukan untuk merespon keluhan Masyarakat terutama Sopir yang mengeluhkan terminal tidak layak untuk bermanuver dengan lancar dan mengeliminasi Kecelakaan dalam Terminal.

Josua Situmeang Kadis Perhubungan Tapanuli Utara menyebutkan kepada media ini pada Selasa 27/01/2025 ketika dikonfirmasi mengatakan, Kebijakan tersebut agar para pedagang tidak membuka lapak di Terminal, sebab bisa menghambat Manuver angkutan pedesaan dan angkutan kota khususnya pada saat pekan. Josua menambahkan, selama ini ada sekitar 50 Pedagang yang menggelar lapak maupun yang berjualan dari kendaraan pick up di dalam Terminal. Jadi kami menggeser agar para pedagang berjualan di Pasar yang telah disediakan, Tuturnya.

Lebih lanjut Josua mengatakan adapun penertiban tersebut juga akan memperbaiki PAD untuk Dinas Pasar dan menghindarkan pedagang dari Pungli, Sebutnya, disamping itu kegiatan dimaksud juga bertujuan untuk penertiban area parkir disekitaran terminal dan jalan sisingamangaraja.

Dinas Pasar Siborong-borong Asroi Halawa S.Pd, MA , UPTD Pasar menyambut dan mendukung kegiatan ini, dengan memfasilitasi serta menempatkan PKL kedalam lokasi Pekan dimana selama ini para PKL yang berjualan di dalam lokasi Terminal tidak pernah dikenai Retribusi. Mudah-mudahan dengan penataan PKL, target UPTD Pasar akan meningkat, Pungkasnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *