Dinas Pertanian Taput Gelar Pelatihan Agens Hayati, Petani Dibekali Teknologi Pertanian Ramah Lingkungan

IINEWS.COM||TAPANULI UTARA – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Dinas Pertanian terus mendorong peningkatan kapasitas petani melalui Pelatihan Pembuatan Produk Agens Hayati yang dilaksanakan secara maraton selama delapan hari di sejumlah kecamatan.

Memasuki hari keempat pelaksanaan, Kamis (11/6/2026), pelatihan telah sukses menjangkau para petani di Kecamatan Siatas Barita, Muara, Adiankoting, dan Sipahutar. Kegiatan ini mendapat perhatian khusus dengan kehadiran Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapanuli Utara, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, bersama jajaran pengurus TP PKK yang turut memberikan dukungan terhadap upaya penguatan ketahanan pangan keluarga dan peningkatan kesejahteraan petani.

Pelatihan tidak hanya berisi penyampaian materi, tetapi juga praktik langsung di lapangan. Para petani dan Kelompok Wanita Tani (KWT) dibekali keterampilan membuat pupuk organik padat, pupuk nutrisi, pestisida nabati, cairan Jadam Sulfur, serta teknik perbanyakan jamur Trichoderma sebagai agens hayati yang bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan tanaman.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan mendorong kemandirian petani dalam memenuhi kebutuhan sarana produksi pertanian dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar.

Manfaat pelatihan mulai dirasakan oleh para petani. Di Kecamatan Sipahutar, misalnya, petani nenas memperoleh pengetahuan dan keterampilan untuk meracik sendiri bahan pengendali penyakit busuk akar dan serangan kutu kebul yang selama ini menjadi salah satu kendala utama dalam budidaya nenas.

Selain itu, penggunaan produk agens hayati dan pupuk organik dinilai mampu menjadi solusi alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap pupuk subsidi maupun bahan kimia sintetis yang harganya terus meningkat. Pendekatan ini juga mendukung praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan dan menghasilkan produk pertanian yang lebih sehat serta aman dikonsumsi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap melalui pelatihan ini para petani semakin mandiri, inovatif, dan mampu menerapkan teknologi pertanian berkelanjutan guna meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.

Program pelatihan pembuatan produk agens hayati tersebut akan terus berlanjut hingga hari kedelapan dengan menjangkau kecamatan-kecamatan lainnya di Kabupaten Tapanuli Utara.(LS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *