IINEWS.COM||BALIGE – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara. Salah satunya melalui kegiatan Panen Raya Jagung yang dilaksanakan di Desa Binaan Rutan Balige, Desa Longat, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Selasa (7/7/2026).
Panen raya tersebut dipimpin langsung Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen Sonar Rumbiak, bersama jajaran pejabat struktural, petugas pemasyarakatan, taruna Politeknik Pengayoman Indonesia, CPNS, personel Koramil 17/Balige, serta warga binaan pemasyarakatan.
Kegiatan berlangsung di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) yang dikelola melalui kolaborasi antara Rutan Balige, Pemerintah Desa Longat, dan masyarakat setempat. Program tersebut menjadi bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus bentuk optimalisasi lahan produktif untuk mendukung ketahanan pangan.
Kepala Desa Longat, Horas Madingin Siahaan, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pemerintah desa dan Rutan Balige. Menurutnya, kerja sama tersebut mampu menghadirkan manfaat nyata, tidak hanya melalui hasil panen jagung yang berkualitas, tetapi juga dalam pemberdayaan masyarakat dan penguatan sektor pertanian di desa.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen Sonar Rumbiak, menegaskan bahwa program pertanian yang dijalankan merupakan bagian dari komitmen pemasyarakatan dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan di bidang ketahanan pangan nasional.
“Program ini tidak hanya bertujuan menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga menjadi sarana pembinaan keterampilan bagi warga binaan. Bekal kemampuan yang mereka peroleh diharapkan dapat menjadi modal untuk hidup mandiri dan produktif setelah kembali ke tengah masyarakat,” ujar Valen.
Menurutnya, keberhasilan panen raya tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan di lingkungan pemasyarakatan mampu memberikan dampak positif apabila didukung kolaborasi berbagai pihak.
Selain memperkuat ketahanan pangan, program ini juga mempererat sinergi antara Rutan Balige dengan pemerintah desa, aparat TNI, dan masyarakat dalam menciptakan pembinaan yang produktif, berkelanjutan, serta berorientasi pada pemberdayaan.
Melalui semangat RUBAGE KERAS (Kolaboratif, Edukatif, Responsif, Amanah, dan Sinergi), Rutan Kelas IIB Balige terus berkomitmen menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, humanis, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional melalui pembinaan warga binaan yang produktif dan berdaya saing.(Lamhot Silaban)










